Rabu, 30 Oktober 2013

Hati-Hati Tenggorokan Gatal Itu Amandel




Amandel bisa menjadi sangat menyakitkan. Hal ini disebabkan oleh suatu proses, di mana bakteri dan kuman yang ingin keluar dari tubuh menjelma dalam bentuk batuk. Masalah ini juga dikenal sebagai Tonsilitis, masalah tenggorokan yang muncul terutama selama musim hujan. Bila perubahan musim sering membuat Anda terkena infeksi tenggorokan, cara terbaiknya adalah untuk mencegah penyakit itu menempel pada tubuh Anda. Berikut adalah beberapa cara untuk mencegah munculnya amandel, seperti yang dilansir di Boldsky

1. Kebersihan diri: Kebersihan adalah salah satu faktor utama untuk memastikan tubuh Anda sehat. Cuci tangan setelah menggunakan kamar mandi, sebelum makan, setelah bersin atau batuk dan lain-lain. Batuk memang mudah menular, Anda harus lebih berhati-hati saat bergaul dengan orang yang sedang menderita batuk dan meriang. Cuci tangan dan tutup mulut Anda ketika seseorang bersin atau batuk sembarangan.

2. Hindari minuman dingin: tenggorokan Anda menjadi lebih rentan terhadap infeksi, jika Anda minum minuman dingin. Untuk mencegah radang amandel, cobalah tindakan pencegahan ini. Jika Anda haus dan ingin mengalahkan dahaga dengan sebotol minuman dingin, tunggu sampai keringat Anda mengering. Ketika Anda mulai rileks dan tidak berkeringat, minum minuman dingin tersebut. Ingat! Jangan terlalu dingin!

3. Minum teh herbal: Ini adalah salah satu cara yang paling efektif dan sehat untuk mencegah radang amandel. Minum teh herbal untuk membunuh bakteri dan kuman yang menyebabkan batuk. Sebaiknya Anda minum teh hijau, teh kayu manis, cengkeh atau teh kapulaga. Jenis teh ini lebih sehat bagi tubuh Anda, terutama tenggorokan.

4. Hindari buah jeruk: Asam dalam buah jeruk dapat menyebabkan infeksi tenggorokan. Namun tidak berarti bahwa Anda tidak boleh makan buah jeruk sama sekali. Ketika tenggorokan Anda terasa gatal atau sakit, hindari makan buah jeruk seperti jeruk nipis, jeruk, stroberi, dan lain-lain. Selain itu, saat musim hujan juga hindari buah-buahan yang diambil atau disimpan langsung dari kulkas.

5. Merokok: Tembakau adalah salah satu alasan di balik munculnya amandel. Untuk mencegah infeksi tenggorokan, berhentilah merokok. Tembakau membuat tenggorokan kering sehingga menjadi lebih rentan terhadap infeksi.

6. Membersihkan rumah: Cuci seprai, bantal dan guling Anda sekali dalam seminggu. Ini mencegah debu dan kuman menetap di rumah atau kamar Anda.

Minum banyak air dan ikuti pola makan yang sehat untuk mencegah munculnya amandel. Hindari junk food dan makanan berminyak selama perubahan musim. Jika tenggorokan Anda terasa gatal atau sakit, Anda harus berhati-hati. Itu bisa jadi gejala tonsilitis.


Sumber : Merdeka.com

Kamis, 03 Oktober 2013

Penderita Amandel Simak Ini!




Tonsilitis adalah infeksi tenggorokan yang terjadi pada tonsil atau amandel. Amandel adalah dua buah kelenjar getah bening yang terletak di sisi belakang tenggorokan. Tugas dari amandel adalah mencegah infeksi pada organ pernapasan.

Tonsilitis sering disertai dengan gejala sakit tenggorokan, amandel bengkak, nyeri tenggorokan, gatal, sakit telinga, demam dan menggigil. Akibatnya, orang sulit untuk makan dan minum. Berikut adalah beberapa makanan dan minuman sehat yang dapat membantu menyembuhkan radang amandel secara alami, seperti dilansir Boldsky.

1. Bubur

Bubur lebih mudah ditelan dibanding nasi biasa. Anda juga dapat menambahkan rempah-rempah seperti cengkeh untuk menyembuhkan tonsilitis.

2. Bayam

Sayur bayam bisa menyembuhkan infeksi tenggorokan. Jangan lupa tambahkan sedikit bubuk lada hitam. Selain lezat, sayur bayam juga dapat menyembuhkan tenggorokan yang gatal dan sakit.

3. Kentang tumbuk

Ini adalah makanan yang efektif untuk menyembuhkan tonsilitis. Kentang tumbuk juga membuat kenyang lebih lama lho.

4. Jahe 

Jahe merupakan salah satu makanan yang efektif untuk mengobati tonsilitis dan infeksi tenggorokan lainnya. Anda dapat membuat minuman jahe hangat dan menambahkan beberapa tetes madu untuk menyembuhkan amandel. Jahe juga efektif dalam mengobati batuk kering.

5. Madu 

Anda dapat membuat minuman madu hangat atau mencampurnya dengan bubuk lada hitam untuk menyembuhkan tonsilitis.

6. Lemon dan madu 

Ambil segelas air (kondisi suam-suam kuku), tambahkan beberapa tetes madu dan perasan jeruk nipis. Aduk rata dan minum.

Inilah enam makanan yang dapat mengobati masalah radang amandel secara alami. Jika keluhan Anda semakin parah, segera konsultasikan dengan dokter.


Sumber : Merdeka.com

Jumat, 13 September 2013

Waspadai Amandel Anak




Penyakit yang sering disebut sebagai amandel oleh banyak orang ini adalah sesungguhnya penyakit yang diakibatkan oleh membengkaknya kelenjar tiroid. Kasus penyakit amandel paling sering kita temui pada anak – anak. Penyebab yang terkenal dari penyakit ini adalah akibat konsumsi minuman ber-es.

Akibat yang ditimbulkan dari penyakit amandel atau pembengkakan kelenjar tiroid bermacam – macam. Demam dan merasa sakit saat menelan adalah akibat yang paling sering dirasakan. Jika ukuran amandel sudah terlalu besar, maka proses operasi pun harus dijalankan. Nah, yang sering dipertanyakan oleh para orang tua adalah apabila operasi tidak dilakukan, apakah amandel tersebut dapat mempengaruhi kecerdasan anak?

Menurut artikel yang dilansir oleh one-healthybody.blogspot.com, pembengkakan amandel yang disebabkan oleh kelenjar tiroid memang akan menimbulkan gangguan pada perkembangan kecerdasan anak. Mengapa? Amandel yang membengkak menyebabkan anak kesulitan menelan. Jika hal itu sudah terjadi, maka anak akan menolak untuk makan, akibatnya, otak mereka akan kekurangan nutrisi yang biasanya digunakan dalam proses perkembangan.

Selain kecerdasan otak anak yang terpengaruh, pembengkakan kelejar tiroid atau amandel juga disebut dapat mengakibatkan gangguan pernafasan. Bagaimana tidak, tenggorokan yang digunakan sebagai saluran keluar masuknya udara ketika bernafas kontan juga akan tertutup oleh amandel yang membesar.


Sumber : Vemale.com

Senin, 12 Agustus 2013

Radang Amandel






Amandel bisa menjadi sangat menyakitkan. Hal ini disebabkan oleh suatu proses, di mana bakteri dan kuman yang ingin keluar dari tubuh menjelma dalam bentuk batuk. Masalah ini juga dikenal sebagai Tonsilitis, masalah tenggorokan yang muncul terutama selama musim hujan. Bila perubahan musim sering membuat Anda terkena infeksi tenggorokan, cara terbaiknya adalah untuk mencegah penyakit itu menempel pada tubuh Anda. Berikut adalah beberapa cara untuk mencegah munculnya amandel, seperti yang dilansir di Boldsky

1. Kebersihan diri: Kebersihan adalah salah satu faktor utama untuk memastikan tubuh Anda sehat. Cuci tangan setelah menggunakan kamar mandi, sebelum makan, setelah bersin atau batuk dan lain-lain. Batuk memang mudah menular, Anda harus lebih berhati-hati saat bergaul dengan orang yang sedang menderita batuk dan meriang. Cuci tangan dan tutup mulut Anda ketika seseorang bersin atau batuk sembarangan.

2. Hindari minuman dingin: tenggorokan Anda menjadi lebih rentan terhadap infeksi, jika Anda minum minuman dingin. Untuk mencegah radang amandel, cobalah tindakan pencegahan ini. Jika Anda haus dan ingin mengalahkan dahaga dengan sebotol minuman dingin, tunggu sampai keringat Anda mengering. Ketika Anda mulai rileks dan tidak berkeringat, minum minuman dingin tersebut. Ingat! Jangan terlalu dingin!

3. Minum teh herbal: Ini adalah salah satu cara yang paling efektif dan sehat untuk mencegah radang amandel. Minum teh herbal untuk membunuh bakteri dan kuman yang menyebabkan batuk. Sebaiknya Anda minum teh hijau, teh kayu manis, cengkeh atau teh kapulaga. Jenis teh ini lebih sehat bagi tubuh Anda, terutama tenggorokan.

4. Hindari buah jeruk: Asam dalam buah jeruk dapat menyebabkan infeksi tenggorokan. Namun tidak berarti bahwa Anda tidak boleh makan buah jeruk sama sekali. Ketika tenggorokan Anda terasa gatal atau sakit, hindari makan buah jeruk seperti jeruk nipis, jeruk, stroberi, dan lain-lain. Selain itu, saat musim hujan juga hindari buah-buahan yang diambil atau disimpan langsung dari kulkas.

5. Merokok: Tembakau adalah salah satu alasan di balik munculnya amandel. Untuk mencegah infeksi tenggorokan, berhentilah merokok. Tembakau membuat tenggorokan kering sehingga menjadi lebih rentan terhadap infeksi.

6. Membersihkan rumah: Cuci seprai, bantal dan guling Anda sekali dalam seminggu. Ini mencegah debu dan kuman menetap di rumah atau kamar Anda.

Minum banyak air dan ikuti pola makan yang sehat untuk mencegah munculnya amandel. Hindari junk food dan makanan berminyak selama perubahan musim. Jika tenggorokan Anda terasa gatal atau sakit, Anda harus berhati-hati. Itu bisa jadi gejala tonsilitis.


Sumber : Merdeka.com

Rabu, 17 Juli 2013

Teriak Picu Laringitis?





Laringitis atau juga disebut radang tenggorokan, adalah peradangan pada laring, ditandai dengan suara serak. Laring terletak di tenggorokan dan rumah kotak suara yang melindungi trakea atau saluran napas. Peradangan menyebabkan penyempitan saluran napas atas, yang mengarah ke suara serak.

Laringitis yang berlangsung kurang dari tiga minggu disebut laringitis akut, dan sering dikaitkan dengan infeksi saluran pernapasan atas yang disebabkan virus atau bakteri.

Infeksi adalah penyebab paling umum dari laringitis akut. Ini biasanya dipicu infeksi virus, seperti flu. Penyebab lain laringitis akut termasuk pemakaian pita suara secara berlebihan, misalnya dengan berteriak atau bernyanyi terlalu keras.

Laringitis kronis

Laringitis kronis dapat disebabkan oleh berikut: asap rokok, penyalahgunaan alkohol, penyakit refluks gastro-esofagus di mana kebocoran asam kembali ke tenggorokan, faktor lingkungan, seperti debu, asap dan bahan kimia dan beberapa infeksi yang kurang umum.

Apa gejalanya?

Gejala laringitis antara lain; suara serak, kering atau sakit tenggorokan, batuk, yang semuanya dapat menjadi gejala atau faktor dalam menyebabkan laringitis. Selain itu, kesulitan menelan, pembengkakan kelenjar getah bening di tenggorokan, dada, atau wajah, dan demam jika parah, batuk berdarah merupakan tanda dari kondisi kronis.

Apa penyebabnya?

Laringitis akut dapat disebabkan oleh infeksi atau kerusakan atau trauma laring. Yang terakhir itu kadang-kadang disebut sebagai laringitis mekanis yang disebabkan terlalu lama berbicara atau bernyanyi dan berteriak sangat keras. Bernyanyi dapat menyebabkan pita suara bergetar pada tingkat yang lebih cepat daripada biasanya. Getaran yang berlebihan dapat merusak permukaan pita suara, yang menyebabkan terjadinya radang.

Beberapa kebiasaan dalam gaya hidup juga dapat menyebabkan laringitis kronis jangka panjang. Merokok adalah salah satu penyebab laringitis kronis. Paparan asap asap tembakau secara terus-menerus dapat menyebabkan peradangan jangka panjang pada laring.

Penyalahgunaan alkohol juga dapat menyebabkan radang tenggorokan karena bahan aktif dalam alkohol (etanol) mengandung banyak kotoran yang dapat mengiritasi laring.


Sumber : Merdeka.com

Kamis, 20 Juni 2013

Pereda Radang Tenggorokan







Makan bawang putih

Bawang putih mengandung senyawa bernama allicin yang merupakan agen pembunuh bakteri. Jadi cobalah mengunyah bawang putih agar mengeluarkan senyawa allicin demi mengatasi radang tenggorokan.

Permen pereda radang tenggorokan

Lozenge atau permen pereda tenggorokan juga bisa Anda konsumsi demi merangsang produksi ludah. Sehingga ludah akan tetap menjaga mulut agar tetap selalu basah. Selain itu, kebanyakan lozenge mengandung vitamin C, pectin, dan zinc yang berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Air garam hangat

Meskipun cara ini cukup tradisional, namun kumur dengan air garam hangat lumayan ampun untuk mengatasi radang tenggorokan. Sebab air garam membantu tenggorokan meredakan inflamasi dan mengurangi rasa sakit. Anda bisa kumur air garam hangat tiga sampai empat jam sekali.

Konsumsi cairan

Saat menderita radang tenggorokan, sebaiknya Anda mengonsumsi cairan dalam jumlah banyak agar tenggorokan tetap lembap. Cairan tersebut juga akan menyapu bakteri yang berkumpul dalam tenggorokan. Coba pilih minuman hangat seperti teh, kopi, atau campuran air madu dan jus lemon hangat untuk mengatasi radang tenggorokan.

Menghirup uap

Biasanya, radang tenggorokan juga memicu penyakit demam dan gejala pilek atau hidung tersumbat. Jika Anda juga mengalaminya, Anda bisa menghirup uap untuk memperlancar pernapasan. Cara itu adalah solusi terbaik untuk mengatasi kedua kondisi, demam sekaligus radang tenggorokan.

Makan sup ayam

Terakhir, Anda bisa mengatasi radang tenggorokan dengan menikmati sup ayam hangat. Sebab para ahli berpendapat bahwa sodium dalam kaldu ayam merupakan anti inflamasi yang membuat Anda cepat sembuh dari radang tenggorokan.



Sumber : merdeka.com

Rabu, 05 Juni 2013

Sakit Tenggorokan? Hindari Coffe!





Sakit tenggorokan merupakan suatu kondisi yang bisa disebabkan oleh banyak hal seperti virus (mononucleosis), sering menggunakan mulut untuk napas, dan merokok. Infeksi tenggorokan sebagian besar disebabkan oleh bakteri Streptococcus.

Sering kali seseorang menderita infeksi streptokokus karena tertular orang lain yang telah menderita radang tersebut 2 – 7 hari sebelumnya. Radang ini biasanya disebarkan lewat sekresi hidung atau tenggorokan. Walau jarang, infeksi juga bisa ditularkan melalui makanan, susu, atau air yang tercemar streptokokus.

Sakit tenggorokan dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan rasa sakit. Ada beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya Anda hindari, salah satunya kopi.

Serangan saat sakit tenggorokan kadang disertai dengan mual, menggigil, kehilangan nafsu makan, dan sakit kepala. Anda pasti penasaran mengapa tidak boleh minum kopi selama sakit tenggorokan. Alasannya, karena radang tenggorokan membuat tenggorokan Anda terasa kering dan gatal, maka Anda harus menghindari makanan dan minuman yang bisa membuat tenggorokan kering.

Nah, minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, dan soda, bisa membuat mulut kering sehingga dapat memperburuk gejala sakit tenggorokan. Selain itu, kafein juga meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami dehidrasi karena kafein merupakan diuretik alami.

Sementara, mereka yang menderita radang tenggorokan membutuhkan banyak cairan untuk meredakan keluhan nyeri. Cobalah untuk mengonsumsi cairan sebanyak mungkin untuk membantu mencegah dehidrasi, yang dapat memperburuk gejala radang tenggorokan.

Sumber : kompas.com

Minggu, 26 Mei 2013

Mengatasi Radang Tenggorokan Karena Cuaca Panas





Cuaca panas dapat menimbulkan polusi udara dan meningkatnya intensitas debu di jalanan sehingga warga rentan terkena radang tenggorokan.

"Jika debu-debu yang mengandung bakteri atau virus masuk ke dalam tenggorokan dapat menyebabkan radang tenggorokan," kata Dokter Spesialis Telinga Hidung dan Tenggorokan Prof Delfitri Munir di Medan Selasa.

Radang tenggorokan ini penyakit yang paling sering dialami manusia, bahkan semua orang pernah menderita penyakit jenis ini. Radang tenggorokan merupakan pembengkakan pada dinding tenggorokan yang terasa sakit saat untuk menelan makanan.

"Karena tenggorokan itu sering terpapar udara yang masuk dari mulut maupun hidung. Tiap hari ada orang yang datang ke rumah sakit ataupun puskesmas dengan keluhan ini, karena kalau udara panas dan kering salah satu pemicunya," katanya.

Ciri-Ciri Radang Tenggorokan

Menurut dia ciri-ciri radang tenggorokan ini antara lain ada perasaan tidak enak di mulut, sakit saat menelan, suara terkadang menjadi serak, dan untuk beberapa kasus mengalami demam.

Saat cuaca panas, lanjutnya, makanan berminyak seperti gorengan dan minuman es sebaiknya dihindari, karena keduanya dapat menyebabkan iritasi dan infeksi pada tenggorokan.

Cara Mengatasi Radang Tenggorokan

Ia menyarankan sebaiknya masyarakat pada cuaca panas harus memperbanyak minum air putih dan konsumsi buah dan sayur, terutama buah dan sayur yang mengandung vitamin C.

Selain untuk mengobati sakit tenggorokan, vitamin C juga berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit flu dan batuk.

"Perbanyak minum air putih dan konsumsi buah-buahan. Kalau cuaca panas sebaiknya memakai penutup atau masker kalau mau keluar rumah. Tapi sebaiknya, kalau cuaca panas jangan keluar dari rumah," katanya.


Sumber : Vemale.com